Selasa, 22 April 2014

resep membuat cupcake

Resep Cupcake



Dengan hiasan yang lucu tersebut, mungkin anda juga penasaran untuk membuat cupcake sendiri namun masih bingung dengan Cara Membuat Cupcake. Jika anda penasaran untuk membuat cupcake, di bawah ini kami akan membantu anda untuk mempersiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat cupcake, seperti berikut:

Bahan-bahan:
  • 210 gr tepung kanji
  • 35 gr mentega/butter
  • 30 gr margarin
  • 125 gr gula halus
  • 50 gr cream cheese
  • 35 gr susu cair
  • 1 sdt baking powder
  • 20 gr teh hijau bubuk (sesuai selera)


Cara Membuat Cupcake:
  1. Kocok atau mixer tepung mentega, margarin, cream cheese dan gula hingga lembut merata.
  2. Masukan telur satu per satu bersama tepung kanji, lalu kocok adonan dengan kecepatan sedang, tuang susu cair dan aduk hingga merata.
  3. Setelah adonan merata dan mengembang, tuang adonan ke dalam cetakan muffin yang telah diberi alas kertas cup
  4. Oven adonan selama 20 menit dengan suhu 190 derajat celcius.
  5. Setelah adonan terlihat matang, angkat lalu dinginkan.


Cara Menghias Cupcake Menggunakan Butter Cream:
Sebelumnya anda dapat membeli butter cream yang dijual di pasar dan supermarket atau membuatnya sendiri.
  1. Ratakan permukaan cupcake menggunakan pisau.
  2. Olesi permukaan cupcake dengan butter cream secara merata.
  3. Masukan butter cream ke dalam plastik segitiga yang sebelumnya telah diberi pewarna makanan sesuai selera.
  4. Masukan spuit untuk membentuk pola hiasan ke dalam plastik yang ujungnya telah diberi lubang kecil.
  5. Andapun dapat memulai menghias diatas permukaan cupcake sesuai selera dan kreatifitas anda masing-masing.


Cara Menghias CupCake dengan Fondant/Plastic Icing:
  1. Bentuk fondant menyerupai playdough/lilin malam yang biasa menjadi mainan untuk anak-anak.
  2. Ratakan fondant dengan cara menggiling menggunakan rolling pin atau botol kaca yang bersih.
  3. Olesi terlebih dahulu permukaan cupcake dengan selai.
  4. Potong fondant sesuai dengan ukuran permukaan cupcake buatan anda, lalu letakan diatas permukaan cupcake.
  5. Buatlah bermacam bentuk hiasan sesuai dengan selera anda dengan menggunakan icing cutter.
  6. Setelah hiasan yang anda buat telah jadi, tempelkan diatas permukaan cupcake yang telah dilapisi fondant dan olesi sedikit air sebagai perekat.
  7. Cupcake pun telah dapat dihidangkan diatas piring saji untuk dinikmati bersama keluarga dan teman-teman anda.


Resep Cupcake seperti diatas dapat anda praktekkan dirumah dengan mudah. Namun sebagai perhatian, bahwa cupcake yang dilapisi fondant tidak tahan dengan suhu dingin dan lembab, maka dari itu cupcake yang dihiasi dengan fondant jangan dimasukan ke dalam kulkas, cukup di angin-anginkan dengan kipas angin atau disimpan diruangan ber-AC.

Selasa, 25 Maret 2014

esa sigit

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2fET_3GQ0CuUfwd87J9uF3Cb0-7jeg_HC48Lk-qs0mj1UcR1o8Z2kifyTaWaIPEmIKsTorhuLp0jLrn3IbR1UClAitlG-ZTgyO_HmRFViKUz9XUSAZWSIddnbFqPziTLwPIfEx128nYfA/s1600/34292_137583026269753_100000541706281_287496_5761265_n.jpg
Add caption

                                                           Cinta dalam Sujud

Cahaya, gadis cantik yang menjadi primadona di desanya. Namanya sudah tersiar ke penjuru desa sampai kota. Bahwa tinggallah sesosok gadis cantik nan rupawan bersama wanita janda. Wajahnya bagaikan bidadari turun dari surga. Tak heran jika semua orang menyukainya.
Suatu ketika datanglah tiga orang menemui wanita janda yang sudah renta itu. Mereka menyampaikan maksud untuk mempersunting Cahaya.
Ketiga pemuda berasal dari desa yang berbeda. Bram, dia adalah seorang saudagar sukses dari desa sebelah, kabarnya ia juga membeli rumah di kota dan sebuah mobil mewah. Begitu bangganya ia atas apa yang ia miliki. Bagi Bram, hartanya seperti pasir yang tinggal di cangkul.
Kedua Ibnu, seorang pelaut ulung. Ia menceritakan pengalamannya yang telah menjelajahi samudra, dan mendarat di berbagai Negara. Ia juga berjanji, ia akan mengajak Cahaya untuk berlibur ke luar negeri menaiki kapal pesiar yang megah dan mewah.
Yang ke tiga Surya. Dari tadi dia hanya diam saja. Pakaiannya sangat berbeda dengan Bram dan Ibnu yang memakai jas. Surya memakai sarung baju koko dan peci.
“mungkin aku tak memiliki apa yang mereka miliki. Namun aku akan menjadi imam yang baik dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Percayalah, aku akan membawamu ke jalan yang terang. Harta itu bisa di cari jika pandai meniti buih selamat badan di seberang. Dan ingatlah harta bukan segalanya”, ujarnya. Ibnu dan Bram malah tertawa mendengar ucapan Surya. Namun Surya hanya diam, meskipun telah dilecehkan.
Cahaya bingung untuk memilih. Ia kemudian memutuskan untuk membuat suatu persyaratan siapa yang benar-benar klik di hatinya.
“pulanglah, dan besok kembalilah bawakan aku sesuatu”, ujarnya.
Ibunya menyarankan agar Cahaya bertanya pada Tuhannya, siapakah yang terbaik dalam hidupnya. Setiap hari ia sholat agar di berikan petunjuk oleh yang kuasa.
Ketiga lelaki itu kemudian datang dan membawakan sesuatu untuk Cahaya. Dengan bangga Bram, membawa kunci mobil. Ibnu, kunci rumah yang baru dibelinya. Seangkan Surya hanya membawa sebungkus kantong plastik. Saat mereka memberikan pada Cahaya, ia benar-benar terkejut saat tau yang ada dalam kantong plastik itu ternyata mukena. Surya berkata ia ingin agar Cahaya tak pernah lupa akan Tuhannya.
Cahaya menyuruh mereka pulang lagi. Kali ini ia mempunyai trik yang sangat jitu. Ia pura-pura kecelakaan dan kakinya harus diamputasi. Bram dan Ibnu pergi dan tak muncul lagi. Sementara Surya tetap mendatangi rumahnya. Cahaya menanyakan kenapa Surya masih mau ke rumahnya dan meminangnya padahal ia sudah tidak sempurna lagi.
“aku takkan pernah menjilat air liurku sendiri”, ucap Surya. Dan tersadarlah Cahaya bahwa Suryalah yang sudah Tuhan takdirkan untuknya…

source :
Cerpen Karangan: Yuni Maulina
Blog: yuni-maulina.blogspot.com
Facebook: yuni Lindsey